Minggu, 21 Februari 2010

8 Larangan Selama Bercinta

8 Larangan Selama Bercinta

BERCINTA memang tak punya aturan. Semua tergantung pada taste Anda dan pasangan. Tapi masalahnya, masing-masing orang punya ekspektasi terhadap cerita seksnya. Karena itu, ada larangan bercinta yang harus Anda hindari.

Saat seranjang bersama pasangan, ada beberapa kesalahan umum yang mungkin tidak Anda sadari. Kalau ia cenderung menyembunyikannya, sebagai pasangan, sebaiknya Anda bisa menangkap sinyal kesalahan itu.

Berikut delapan kesalahan yang harus dihindari selama bercinta, seperti dilansir Times of India.

Tidak mencium

Percaya atau tidak, banyak orang (termasuk wanita) tidak mencium pasangannya ketika berhubungan seks. Mengapa? Mungkin karena posisi bercinta tidak memungkinkannya untuk mencium atau karena terlalu bersemangat mencapai klimaks.

Tanpa disadari, hal ini bisa mematahkan semangat irama percintaan. Jadikan ciuman salah satu aksi menuju puncak kenikmatan yang tak boleh tertinggal.

Menggigit sebelum pasangan siap

Sementara sebagian orang begitu menikmati aksi agresif pasangan, menggigit salah satu bagian tubuh sebelum tubuh mereka benar-benar siap akan terasa menyakitkan, tidak nyaman, bahkan membuatnya ketakutan. Jadi, pastikan pasangan Anda siap sepenuhnya sebelum Anda menggigit telinga, bahu, leher atau bagian tubuh lainnya.

Mengabaikan bagian tubuh lain

Dalam urusan ranjang, alat genital memang penting, tapi sepatutnya Anda juga memperhatikan bagian lain tubuh lain. Fokus pula pada bagian tubuhnya, seperti lutut, pergelangan tangan, punggung dan perut sebagai area sangat sensitif pria, juga wanita.

Belaian lembut di area ini akan membantu merangsang pasangan Anda. Dan pada gilirannya, meningkatkan kesempatan mereka untuk memuaskan Anda.

“Menumpahkan” berat badan ke pasangan

Ketika berada di atas tubuh pasangan, Anda harus berhati-hati untuk tidak “menumpahkan” berat badan sepenuhnya. Menutupi akses pasangan untuk bernapas atau menghambat laju aksinya tentu membunuh kesenangan momen pergumulan.

Mencapai klimaks terlalu cepat atau terlalu lambat

Ini terutama dilakukan oleh pria. Para pria, Anda perlu mengendalikan otot-otot dengan baik untuk memastikan bahwa Anda ejakulasi dalam waktu yang tepat. Jika terlalu cepat, Anda bisa meninggalkan ketidakpuasan pada pasangan, tapi terlalu lamban pun meninggalkan kesan Anda tak kuat mencapai klimaks.

Untuk menghindari hal ini, sediakan banyak waktu untuk foreplay (berlaku pada pria dan wanita). Jika Anda butuh waktu lama dan hanya bisa ejakulasi melalui rangsangan manual, lebih baik pasangan orgasme lebih dulu, untuk kemudian ia bisa “melayani” Anda.

Kemudian, kalau Anda ingin quickie sex, pastikan pasangan tahu keinginan Anda. Jangan sampai ekspektasinya terlalu tinggi untuk menikmati percintaan panjang, padahal Anda ingin segera mengakhirinya.

Tidak memberitahu saat ingin mencapai klimaks

Kalau Anda ingin mengakhiri pergumulan, katakan pada pasangan dengan kalimat sederhana, misalnya “Aku siap.” Agar tak kecewa, pasangan harus tahu.

Terlalu diam

Suara yang keluar saat bercinta menjadi salah satu penghargaan Anda terhadap pasangan, misal lewat erangan atau bahkan mengatakan sesuatu seperti, "Itu rasanya sangat menyenangkan". Hal tersebut pun memberi panduan mereka, akan meneruskan ataukah menghentikan aksinya dan mencari zona erangan Anda lainnya.

Aksi mekanis

Pasangan bukanlah mesin seks yang selalu panas setiap kali Anda memerlukannya. Ia adalah partner Anda untuk bersama-sama mencapai puncak kenikmatan.

Pastikan Anda mencampurkan kecepatan dan intensitas aksi yang dilancarkan, dari cepat ke lambat, dan sebaliknya. Jadilah pasangan kreatif Anda. Selanjutnya, Anda bisa menikmati variasi itu.

5 Titik Sensitif Wanita Wajib Eksplor

5 Titik Sensitif Wanita Wajib Eksplor

FOREPLAY akan menjemukan jika hanya bagian itu-itu saja yang Anda eksplor. Tengoklah titik sensitif lain tubuh pasangan yang bisa membuatnya bergairah.

Terdapat banyak titik sensitif wanita yang bisa Anda eksplor sebelum pergulatan sesungguhnya. Area seperti vagina, payudara, atau bokong memang punya saraf sangat peka, tapi wanita juga punya banyak sensor di setiap jengkal tubuhnya.

Berikut di antaranya lima titik sensitif pada tubuh wanita yang bisa Anda maksimalkan untuk “diserang”, seperti dilansir Askmen.

Punggung

Cara terbaik untuk menuntun pasangan wanita saat berada di kerumunan adalah dengan melingkarkan tangan Anda di punggungnya. Isyarat kecil ini menunjukkan bahwa Anda ingin melindunginya.

Dalam cerita seks, punggung pun memberi kontribusi penting dalam menyiapkan tubuh untuk bercinta. Lancarkan aksi mencium dan menjilat mulai dari punggung lalu menurun hingga ke tulang belakangnya. Akhiri aksi di punggung dengan ciuman dalam penuh makna.

Belakang lutut

Area ini jarang sekali menjadi daftar rangsangan pria sebelum bercinta. Padahal faktanya, belakang lutut adalah wilayah yang sangat sensitif. Lancarkan sentuhan lembut saat ia mengenakan rok mini atau celana pendek untuk menggetarkan gairahnya.

Rambut

Merawat rambut tetap cantik bukan satu-satunya alasan wanita rutin ke salon. Proses mencuci, memotong, mewarnai, dan memberi sentuhan rambut bergaya baginya adalah sarana untuk pelepasan stres.

Anda juga bisa memberikan treatment serupa. Belai lembut rambut dan berikan pijatan melingkar dari pelipis menuju ke tengkuknya untuk membuatnya rileks sebelum bercinta.

Tengkuk leher

Setelah jari-jemari Anda sampai di tengkuk lehernya, berikan ciuman mesra. Bagian ini seringkali diabaikan oleh kebanyakan pria. Jangan lupakan pula efek kedahsyatan sentuhan dan jilatan di bahunya.

Tulang selangkang

Tunjukkan apresiasi Anda atas keseksian tubuh pasangan dengan memberi sentuhan dan ciuman pada selangkangannya. Saat ia masih berpakaian lengkap, sentuhan Anda di bagian ini bisa menjadi isyarat bahwa Anda ingin melewati malam ini dengan cerita seks hebat.

Tips Mengatasi Stres



Tips Mengatasi Stres


Siapa pun bisa mengalami stres. Termasuk anda, teman-teman anda, bos anda, orang tua anda, pokoknya hampir semua orang mengalaminya. Sebabnya bisa bermacam-macam. Mulai dari pekerjaan yang menumpuk, tekanan dari atasan, tugas sekolah atau kuliah, tekanan dari orang tua, himpitan ekonomi, atau ditagih hutang. Wow, pokoknya banyak sekali.


Gejalanya adalah kita merasa tidak tenang, baik hati maupun pikiran. Ketika respon stres ini terjadi, maka unsur neurotis di dalam otak kita tidak stabil.


Jika kita sering stres maka akan berpengaruh buruk pada otak kita, menyebabkan ketidakseimbangan kimiawi. Dan itu juga akan berpengaruh pada memori, fokus, dan konsentrasi. Dan biasanya cenderung membuat

kita tidak bisa tenang.


Nah, masalahnya adalah bagaimana mengontrol stres ini jika gejala alamiah ini melanda kita? Bagaimana cara memenejnya secara efektif?


Inilah beberapa hal yang bisa anda lakukan:


1. Kendalikan pikiran

Orang rata-rata mempunyai 60.000 pikiran dalam sehari, dan hampir 80% dari pikiran-pikiran itu negatif. Bayangkan, bagaimana pengaruh pikiran ini ke badan anda! Pikiran negatif ini mempengaruhi pola dan kelakuan yang ada di bawah pikiran sadar anda, dan ini mempunyai dampak yang tak sehat di badan anda.


Cara mengatasinya adalah dengan mengubah pikiran-pikiran negatif itu dengan pikiran positif dan berusaha meyakinkan diri anda sendiri bahwa anda adalah apa yang anda pikirkan secara positif. Kalau perlu katakan

pada diri anda: Saya kuat, saya tidak apa-apa, saya bisa melalui semua ini.


Ulangilah afirmasi positif ini sepanjang hari sampai ini mempengaruhi tekanan yang menghimpit anda. Pasti akan ada pengaruh perubahan pada sikap

anda selanjutnya.


2. Kurangi stimulan penyebab stres

Stres, gelisah, insomnia, dan pikiran yang berkelindan atau berjalan terlalu cepat dan sulit dikendalikan biasanya merupakan efek samping dari kebanyakan kafein. Stimulator sistem saraf pusat yang dipengaruhi kafein itu bertentangan dengan relaksasi tubuh dan ketenangan pikiran.


Cara mengatasinya: coba sedikit berbalik ke masa seminggu yang telah kita lalui, apa yang menyebabkan stres itu kita alami saat ini. Kurangi kafein dan coba ganti dengan teh herbal. Juga hindari minuman soda atau minuman

lain yang dapat menstimulasi jaringan otak kita hingga membuat stres.


3. Tarik napas dalam-dalam

Jika anda betul-betul stres, maka napas anda cenderung dangkal, mungkin hanya sampai kerongkongan. Sayangnya, orang dewasa cenderung bernapas seperti ini. cara bernapas seperti ini dapat mempengaruhi tubuh dan memicu stres, dan juga mempengaruhi ketidaktenangan diri (gelisah).


Jika anda bisa belajar bernapas lebih dalam sepanjang hari - dengan bernapas dari diafragma - anda akan mengurangi rasa gelisah dan akan mendapatkan banyak keuntungan, seperti tekanan darah yang tidak akan meningkat, dan jantung yang stabil. Selain itu, diperkirakan 70% toksin di dalam tubuh kita dikeluarkan melalui pernapasan.


Nah, mungkin anda bisa mencoba tiga hal ini. Hanya dibutuhkan kepercayaan bahwa stres adalah gejala universal yang bukan tidak mungkin untuk diatasi secara pribadi. Jadi, tidak musti harus dilampiaskan ke hal-hal yang negatif yang justru akan membuat kita semakin sakit.

Label: stress

Deteksi Dini Kanker Kulit

Artikel
Tampilkan artikel dalam kelompok katagori

Deteksi Dini Kanker Kulit
1- 2008

Meski tidak sebanyak penderita kanker kulit di negara-negara lain, kita patut memperhatikan persoalan satu ini. Apalagi Nusantara merupakan wilayah yang dilalui katulistiwa. Artinya paparan sinar mentari cukup menyengat bila mengenai kulit.

Menemukan penyakit ini sedini mungkin merupakan salah satu cara menghindari kecacatan akibat kanker kulit. Letaknya di luar, jadi cukup mudah memantaunya

Caranya:

Masuklah ke kamar dan carilah cermin seluruh badan. Lalu lakukan beberapa langkah berikut:

1. Kiri, angkat lengan dengan telapak tangan menghadap ke atas. Perhatikan telapak tangan, jari-jari, kulit di antara jari-jari dan lengan bawah. Kanan, berdirilah di depan cermin setinggi tubuh. Angkat lengan, bengkokkan pada siku-siku dengan telapak tangan menghadap dada. Lihatlah di cermin bagian belakang lengan bawah dan siku-siku.

2. Berdirilah menghadap cermin yang bisa digunakan untuk melihat seluruh badan Anda. Amati bagian depan tubuh, muka, leher, dan lengan atas. Kemudian lihatlah dada, perut, kelamin, paha, dan tungkai.

3. Sekarang mulailah melihat bagian samping tubuh. Mulai sisi kanan tubuh. Angkat kedua lengan dan telapak saling berhadapan. Lihatlah paha, lengan, tangan, tungkai ke bawah. Setelah itu, lakukan hal yang sama untuk sisi kiri.

4. Dengan punggung menghadap ke cermin, lihatlah pantat, bagian belakang paha, dan tungkai bawah.

5. Ambillah cermin kecil. Dengan posisi punggung menghadap cermin, lihat leher belakang Anda. Bila ada beberapa bagian yang tak terlihat, mintalah bantuan pasangan atau teman dekat Anda.

6. Masih dalam posisi sama, gunakan cermin kecil dan cermin besar untuk melihat kulit kepala. Berhubung kulit kepala suli diperiksa, gunakan pengering rambut untuk menyibakkan rambut dari kulit kepala. Cermati dengan teliti. Anda juga bisa meminta bantuan rekan untuk hal ini.

7. Duduklah di bangku kecil. Angkat satu tungkai di bangku lain. Dengan cermin kecil, periksa bagian belakang tungkai mulai dari selangkangan sampai telapak kaki. Lakukan pemeriksaan serupa untuk tungkai yang lain.

8. Masih dalam posisi duduk, bandingkan tungkai yang satu dengan yang lain Dengan cermin kecil, periksa punggung kaki, jari-jari, dan kulit di antara jari-jari kaki. Cermati dengan teliti telapak kaki. Ulangi untuk kaki yang lain.

Yang harus dicari

Kelainan seperti:

• Benjolan agak berkilat yang dapat menjadi luka atau lecet dan mudah berdarah.
• Bercak atau benjolan dengan luka atau lecet yang tidak sembuh-sembuh, berkopeng, atau berbenjol-benjol seperti kembang kol.
• Tahi lalat, tanda lahir, atau kelainan kulit yang berwarna kehitaman (simetri, tidak teratur, warnanya bertambah gelap atau bermacam, ukuran atau ketebalan bertambah, permukaan berubah, lebih besar dari 6 mm).

Kapan Periksa Kulit?

Lakukan teratur sehingga setiap perubahan dapat terdeteksi sedini mungkin. Interval waktu enam bulan sekali cukup untuk orang dengan kulit sawo matang. Tanyakan dokter apakah Anda harus diperiksa lebih sering.
Sumber: Senior

Tips Sehat Tanpa Rokok

Tips Sehat Tanpa Rokok

Perempuan yang merokok sangat mungkin untuk mulai memasuki masa menopause sebelum usia 45 tahun dan juga membuat mereka menghadapi resiko osteoporosis dan serangan jantung, demikian laporan beberapa peneliti Norwegia.


"Di antara sebanyak 2.123 perempuan yang berusia 59 sampai 60 tahun, mereka yang saat ini merokok, 59% lebih mungkin mengalami menopause dini dibandingkan dengan perempuan yang tidak merokok," kata Dr. Thea F. Mikkelsen dari University of Oslo dan rekannya.


Bagi perokok paling berat, resiko menopause dini hampir dua kali lipat. Namun, perempuan yang dulunya merokok, tapi berhenti setidaknya 10 tahun sebelum menopause, pada dasarnya kurang mungkin untuk berhenti menstruasi dibandingkan dengan perokok sebelum usia 45 tahun.


Ada bukti bahwa merokok belakangan dalam kehidupan membuat seorang perempuan lebih mungkin untuk mengalami menopause dini, sedangkan perokok yang berhenti sebelum berusia setengah baya mungkin tak terpengaruh, kata Mikkelsen dan timnya di dalam jurnal Online, BMC Public Health.


Mereka meneliti hubungan lebih lanjut dan menetapkan apakah menjadi perokok pasif juga mungkin mempengaruhi waktu menopause. Para peneliti tersebut mendapati bahwa hampir 10% perempuan memasuki menopause sebelum usia 45 tahun.


Sebanyak 25% adalah perokok saat ini, 28,7% adalah mantan perokok dan 35,2% dilaporkan perokok pasif saat ini. Perokok saat ini adalah 59% lebih mungkin untuk memasuki menopausemenopause dini hampir dua kali lebih umum di kalangan perempuan yang merokok paling banyak. sebelum usia 45 tahun, sedangkan


Namun perempuan yang telah berhenti merokok setidaknya satu dasawarsa sebelum menopause adalah 87% lebih mungkin dibandingkan dengan rekan sebaya mereka yang saat ini merokok dan telah memasuki masa menopause dini.


Dibandingkan dengan perempuan yang menikah, para janda juga menghadapi peningkatan resiko menopause dini, seperti juga perempuan yang mengatakan kondisi kesehatan mereka buruk. Perempuan yang lebih berpendidikan kurang mungkin untuk memasuki menopause dini, tapi mereka juga kurang mungkin menjadi perokok.


Keterlibatan pada kegiatan sosial juga mengurangi resiko menopause dini. Para peneliti tersebut tak menemukan hubungan antara konsumsi kopi atau alkohol atau perokok pasif dengan resiko menopause dini.

"Lebih cepat seorang perempuan berhenti merokok," kata Mikkelsen dan timnya, "Lebih banyak perlindungan yang ia dapatkan sehubungan dengan datangnya menopause dini".

Tubuh Jika Kekurangan Vitamin


Tubuh Jika Kekurangan Vitamin
1- 2010


Ada kalanya tubuh seseorang mengalami kekurangan zat baik itu vitamin, kalsium atau zat besi. Saat mengalami kekurangan tersebut, tubuh biasanya memberikan sinyal-sinyal tertentu.

Sinyal-sinyal yang diberikan oleh tubuh memang tidak disadari oleh semua orang, karena sebagian besar orang justru mengabaikannya. Ini disebabkan ketidaktahuan bahwa yang ditunjukkan oleh tubuh merupakan suatu sinyal bahwa ada zat yang kurang.

Tidak mudah menginterpretasikan sinyal-sinyal ini. Seperti dikutip dariHealth24, Rabu (13/1/2010) ada sinyal-sinyal yang harus diketahui yaitu:

1. Kuku mudah patah
Kemungkinan akibat kekurangan zat besi, zink dan asam lemak esensial. Sebaiknya konsumsi daging, kacang-kacangan dan ikan.

2. Mata terasa kering
Kemungkinan kekurangan vitamin A dan asam lemak esensial. Sebaiknya konsumsi sayuran atau buah yang berwarna hijau, kuning atau orange.

3. Pecah-pecah di bagian ujung mulut
Kemungkinan kekurangan zat besi, vitamin B12, B6 dan asam folat. Sebaiknya konsumsi daging, kacang-kacangan dan sayuran berwarna hijau.

4. Bibir pecah-pecah
Kemungkinan kekurangan vitamin B2. Sebaiknya konsumsi daging dan produk susu.

5. Kulit memerah di wajah berminyak
Kemungkinan kekurangan vitamin B2, B6, zink atau asam lemak esensial. Sebaiknya konsumsi daging, ikan, unggas dan kerang.

6. Jerawat
Kemungkinan kekurangan vitamin B kompleks, vitamin E dan asam lemak esensial. Sebaiknya konsumsi produk hewani, sereal, unggas dan makanan laut.

7. Rambut tipis
Kemungkinan kekurangan zat besi atau zink. Sebaiknya konsumsi daging, kacang-kacangan, produk susu dan kerang.

8. Ketombe
Kemungkinan kekurangan vitamin C, B6, zink dan asam lemak esensial. Sebaiknya konsumsi buah-buahan seperti jeruk, daging, ikan, unggas dan produk susu.

9. Mata merah
Kemungkinan kekurangan vitamin A dan B2. Sebaiknya konsumsi produk susu, daging, buah atau sayuran berwarna orange dan hijau.

10. Luka lambat sembuhnya
Kemungkinan kekurangan zink. Sebaiknya konsumsi produk susu dan kerang.

Sumber: detikcom

Diet Bagi Pria Saat Merencanakan Keturunan


Diet Bagi Pria Saat Merencanakan Keturunan
1- 2010




Selain bahaya terkena bahan kimia, kekurangan makanan juga merupakan salah satu penyebab utama ketidaksuburan. Berikut daftar makanan yang harus diperhatikan para pria jika berencana memiliki keturunan :

> Vitamin A
Kekurangan vitamin A menyebabkan kurangnya jumlah sperma dan memungkinkan sperma terbentuk dengan tidak sempurna. Sumber: buah-buahan kuning dan oranye (seperti pepaya, mangga) dan sayur-sayuran (seperti wortel, labu), susu dan produk susu, sayuran hijau dan telur.

>Vitamin C
Vitamin C mengurangi terjadinya sperma menggumpal dan meningkatkan tingkat kegesitannya. Ini juga merupakan anti oksidan yang melindungi sperma dari racun seperti timah dan nikotin. Sumber: jenis jeruk asam ataupun manis, nanas, kiwi, stroberi, anggur, tomat, jenis kentang dan kacang-kacangan serta brokoli.

> Vitamin E
Vitamin E merupakan anti oksidan yang dapat meningkatkan ketangguhan sperma memasukki sel telur. Kekurangan vitamin E dapat menyebabkan gagalnya jaringan testis beregenerasi. Karena vitamin E mengandung antikuagulan (zat yang mencegah penggumpalan darah), mereka yang mengkonsumsi obat-obatan penipis darah sebaiknya konsultasikan dulu ke dokter. Sumber : biji padi-padian, gandum, biji bunga matahari, kacang, sayuran hijau dan alpukat.

>Selenium
Selenium penting bagi pembentukan sperma yang normal dan diperlukan untuk memperlancar fungsi alat reproduksi pria. Sumber: gandum, kacang Brazil, biji padi-padian, ikan tuna, daging sapi dan ayam.

>Zinc
Zinc merupakan bahan mineral penting bagi kesehatan organ pria, zinc dapat membantu meningkatkan produksi sperma, pertumbuhan testis dan metabolism tertosteron. Zinc terbuang pada saat ejakulasi, oleh karena itu harus terus tergantikan. Kurangi minuman beralkohol, yang dapat mengurangi penyerapan zinc ke tubuh dan meningkatkan jumlah zinc yang terbuang melalui air kencing. Sumber: kerang, ayam, daging, biji-bijian, kacang, biji padi-padian dan sereal kaya vitamin.

>Asam Folik
Zat ini membantu menyehatkan sperma dan meningkatkan kegesitannya. Bersama vitamin B12, zat ini akan membantu pembentukan kode genetik. Sumber: jus jeruk, sayuran daun hijau gelap, sereal kaya vitamin, biji-bijian dan kacang polong.

>Kalsium
Kalsium melindungi tubuh dari efek-efek bahaya yang jika terjadi dapat merusak fungsi sperma. Sumber: produk berbahan dasar susu rendah lemak, seperti susu, keju, yogurt, ikan dengan tulang yang dapat dimakan seperti ikan bilis dan sarden, roti yang mengandung kalsium, susu kedelai dan tahu.

>Go Green
Selain nasi, daging juga merupakan makanan pokok bagi warga Indonesia. Namun daging, ketika matang, mengandung carcinogenic yaitu bahan yang menyebabkan kanker. Oleh karena itu, cobalah menjadi vegetarian selama 1 atau 2 hari dalam seminggu. Gantikan daging dengan makanan lain yang mengandung protein tinggi seperti makanan dari kacang kedelai, yang mempunyai phyto-oestrogen baik, kacang-kacangan, yang juga kaya serat, zinc dan zat besi.